Rp8 Miliar Setahun Biaya Operasional PSPS

0
108
PSPS
PSPS

Pekanbaru (bidikberita.com) – PSPS Riau menghabiskan biaya berkisar Rp 6 miliar hingga Rp8 miliar untuk operasional dalam setahun.

“Biaya ini untuk membayar gaji pemain, pelatih, akomodasi saat pertandingan ke luar kota dan sebagainya,” kata Media Officer dan Humas PSPS Riau Muhammad Teza Taufik kepada Antara di Pekanbaru, Selasa.

Muhammad Teza Taufik menjelaskan biaya Rp6-8 miliar tersebut merupakan kebutuhan standar yang dibutuhkan dalam aktifitas club mulai dari latihan, persiapan tanding hingga kegiatan pertandingan ke luar kandang.

Misalkan bayar gaji pemain, offisial, pelatih itu yang terbanyak. Termasuk tiket pesawat dan hotel pemain kalau ada pertandingan ke luar kota,” ujar Muhammad Teza Taufik.

Dikatakan dia karena masih minim investor dan pendapatan penjualan tiket. Selama ini dana yang digunakan untuk operasional terbesar masih ditalangi oleh subsidi club dan manager.

Sementara pemerintah Riau sejauh ini masih membantu fasilitas tidak dana kontan. Berupa wisma atlet dan Stadion Rumbai.

Menurut dia akibat dari minimnya keuangan di PSPS maka club kebanggaan Riau tersebut sedang alami krisis keuangan. Berakibat kepada tidak dibayarkannya gaji para pemain dan pelatih dan offisial selama tiga bulan terakhir.

“Karena alami krisis keuangan berakibat kepada penundaan pembayaran gaji pemain dan pelatih PSPS sudah tiga bulan ini,” tutur dia.

Namun demikian sambung dia club PSPS akan terus berupaya meningkatkan prestasi dan kualitas pemain agar investor tertarik menjadi sponsor.

Perusahaan akan memperbaiki marketing, media, pemain sehingga kalau tim bagus media dan marketing akan punya nilai jual sehingga bisa meraih sponsor.

“Tiap tahun kami berupaya meningkatkan prestasi anak-anak, guna menambah value PSPS dengan demikian investor, pihak ketiga bisa datang sendiri,” tuturnya lagi.

Sementara itu Head Coach PSPS, Hedri Susilo menyatakan akibat pemain PSPS Riau belum menerima gaji juga menjadi salah satu alasan hengkangnya beberapa pemain pilar.

Namun demikian mereka tetap berupaya, peraihan satu poin pada laga PSPS Riau saat menjamu Persis Solo kemarin diterima dengan puas oleh Head Coach PSPS, Hedri Susilo.

Pasalnya di tengah krisis yang terjadi di klub, pemain-pemain PSPS masih menunjukkan semangat juang yang tinggi. Meski sempat tertinggal, anak asuhnya berhasil mengejar tim tamu dengan baik.

“Tim ini masih bersemangat bersaing di Liga 2. Dan liga ini sendiri masih cukup bergengsi di Indonesia,” ujar Hendri.

Karena itu Hendri berharap manejemen PSPS Riau kembali mendapatkan rezeki yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pemain.

Hendri mengaku bahwa anak asuhnya saat ini sudah cukup loyal dengan tim. Di tengah kondisi kuangan yang melanda, pemain masih tetap bersemangat menjalani laga kandang maupun tandang.

“Terkadang dengan kondisi keuangan yang minim, kita tetap semangat menjalani laga away dengan beberapa keterbatasan,” pungkasnya seperti dilansir antarariaucom.

Perlu diketahui PSPS Riau atau yang sebelumnya dikenal sebagai PSPS Pekanbaru adalah klub sepak bola kebanggaan wilayah itu.

Pada musim kompetisi 2018, tim akan bermain di Liga 2 dan menggunakan Stadion Kaharuddin Nasution sebagai kandang.

Pada awal musim 2018 Kursi pelatih PSPS dipegang oleh Hendri Susilo. Tim ini memiliki julukan Askar Bertuah dan Tapir Sumatera. (win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here