Helina Tewas Ditusuk Kekasih Pakai Gunting

0
128
Jasad Herlina di ruang jenazah RSUD Kudungga (foto: jpnn)
Jasad Herlina di ruang jenazah RSUD Kudungga (foto: jpnn)

KUTAI TIMUR (bidikberita.com) – Peristiwa menghebohkan terjadi di sebuah cafe yang terletak di Jalan Poros Sangatta Bengalon KM 15, Kutai Timur, Kaltim, Rabu (12/12) kemarin.

Perempuan muda bernama Herlina (26), dibunuh kekasihnya. Senjata yang digunakan hanya sebuah gunting.

Perempuan asal Banyuwangi, Jawa Timur itu merupakan warga Jalan Poros Sangatta-Bengalon kawasan Kampung Batota.

Perempuan yang karib disapa Lina itu ditemukan bersimbah darah di tempat kerjanya. Salah satu rekan korban yang tidak ingin disebut namanya menuturkan, korban dibunuh dengan ditusuk menggunakan gunting.

Pelakunya yakni salah satu karyawan lelaki berinisial AA, yang juga disinyalir merupakan kekasihnya.

“Padahal Lina itu baru dua pekan bekerja di cafe itu. Kejadiannya berlangsung saat dini hari, sekira pukul 04.00 Wita (13/12). Dia ditikam dengan gunting,” sebut wanita yang merupakan rekan koban saat ditemui di Mapolres Kutim.

Diceritakannya, sebelum kejadian pilu tersebut, korban dan pelaku terlihat dalam keadaan mabuk miras. Sayang, saksi tidak mengetahui persis kejadian selanjutkanya karena pergi tidur.

“Mereka mabuk. Setelah itu, saya pergi tidur sekira pukul 01.00 Wita. Ketika bangun, saya melihat sudah banyak darah berhamburan di kafe,” ucapnya seperti dilansir jpnn.com.

Lantas, dirinya panik tak karuan. Mencoba menyelamatkan Lina yang sedang tampak sekarat. Korban pun tewas sesaat ketika akan dilarikan ke rumah sakit setempat.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Andika Dharma Sena mengatakan pihaknya masih terus menelusuri jejak pelaku.

“Kami masih lakukan penyelidikan. Belum tahu persis seperti apa kronologisnya,” ujar Andika saat dimintai keterangan via telepon.

Semua pintu yang keluar ditutup rapat oleh aparat kepolisian. Salah satunya di jalan poros Teluk Pandan.

Semua mobil dihentikan dan diperiksa ketat. Anggota menggunakan senjata lengkap.

“Permisi. Bisa dibuka pintu mobil. Terimakasih atas kerjasamanya,” ujar salah seorang anggota kepolisian di Teluk Pandan usai memeriksa kendaraan yang keluar dari Kutim. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here